Vivo Y17 Resmi Debut di India, Berapa Harganya?

Setelah Vivo NEX Dual Display Edition dan Vivo V15Pro, Vivo semakin keranjingan untuk merilis smartphone triple camera. Harganya juga semakin terjangkau dan tidak semahal smartphone dengan sensor tiga kamera yang lebih dulu dirilis pabrikan HP asal China itu. Vivo diketahui merilis Vivo Y17 (2019) di India yang dibesut dengan dukungan AI triple camera di bagian punggungnya. Smartphone Vivo Y series ini juga menawarkan baterai tangguh, selain fitur kameranya yang jempolan .

Seperti halnya smartphone Vivo Y series lainnya, Vivo Y17 memiliki penampilan layar dengan frame tipis dan notch waterdrop mungil di atas layarnya. Bagian belakangnya juga tampil stylish dengan finishing glossy dengan aksen warna gradasi. Vivo Y17 berbekal layar LCD 6.3 inci dengan resolusi HD+ dan aspek rasio 19.3:9. Dapur pacunya juga cukup lumayan untuk smartphone mid-range, Vivo Y17 diperkuat chipset Helio P35 yang dibangun dengan proses fabrikasi 12 nm FinFET octa-core 2.3GHz. Untuk saat ini Y17 hanya tersedia dalam RAM 4GB dan memori internal 128GB.

Vivo Y17 dibekali dengan baterai jumbo berkekuatan 5,000 mAh, lengkap dengan dukungan fitur fast charging 18W. Untuk penikmat game mania, Vivo juga membenamkan fitur Ultra Game Mode yang meningkatkan kinerja smartphone untuk bermain game yang tidak lepas dengan support chip Helio P35. Namun kekuatan terbesar Vivo Y17 ini terdapat pada sektor kameranya berkat dukungan triple camera di bagian punggungnya. Vivo menghadirkan tiga kamera belakang, masing-masing kamera utama 13MP dengan aperture f/2.2, lengkap dengan PDAF dan LED flash. Kamera keduanya 8MP sebagai lensa ultra-wide angle dan kamera ketiga 2MP merupakan lensa depth sensor. Triple camera Vivo Y17 juga mendukung AI Super Wide-Angle Camera yang memiliki sudut 120 derajat. Sedangkan di bagian depan terdapat kamera selfie 20MP dengan aperture f/2.0 yang tertanam di dalam notch waterdrop smartphone ini.


Bertabur fitur kamera canggih, baterai jumbo, dan fitur keren untuk para gamers, Vivo Y17 juga ditawarkan dengan harga terjangkau. Vivo membanderol Y17 dengan harga INR 17,990 atau setara dengan Rp3,6 juta. Smartphone ini tersedia dalam warna Mineral Blue dan Mystic Purple. Untuk saat ini Vivo Y17 baru dipasarkan di India.

YI Lite 4K Resmi Dirilis, Kamera Action dengan Harga Terjangkau

Produsen kamera YI, yang dua tahun lalu memulai debutnya dengan memperkenalkan kamera pertamanya, kini kembali merilis kamera action dengan harga terjangkau. Kamera tersebut diberi nama YI Lite. Kamera ini merupakan upgrade dari generasi sebelumnya, yang lebih kompak dan ringan, dengan penggabungan fitur antara generasi pertama dan YI 4K.

Meskipun kompak, namun YI Lite telah dibekali dengan layar touch screen seluas 2 inci dengan resolusi 320 x 240 dan didukung layar Gorilla Glass yang digunakan untuk mengoperasikan kamera. Selain itu, YI Lite juga dibekali baterai lithium 1200mAh yang bisa dipakai hingga 140 menit untuk mengambil video 1080p / 60fps. YI Lite juga dilengkapi konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth yang built-in.

Seperti pada dua produk sebelumnya, YI Lite tetap dibekali sensor Sony CMOS dengan aperture f/2,8. Sedangkan bagian lensanya, YI Lite dibekali dengan lensa 16MP. Sedangkan untuk upgrade-nya, YI Lite mampu merekam video dengan dua resolusi, yaitu 1080p maupun 4K. Pada video 1080p, telah mampu menangkap gambar 60fps, sedangkan pada video 4K yang bisa dihasilkan hanyalah 15fps, yang dibawah standar 4K yang biasanya 30fps.

Meski tidak dibekali fitur optical stabilization, YI Lite telah dibekali fitur electronic stabilization system yang mampu mendukung stabiltitas saat mengambil gambar. Hasil jepretan YI Lite mampu langsung dikoneksikan ke smartphone sehingga pengguna dapat dengan mudah menikmatinya.

YI Lite didesain sebagai kamera aksi yang ringkas dan ekonomis. Saat ini belum ada harga resmi yang dikeluarkan oleh pihak YI, namun diperkirakan harganya sekitar 100 USD atau setara dengan 1,3 jutaan. Harga yang sangat terjangkau untuk spesfikasi yang mumpuni ini.


ASUS “Akurkan” AMD dan NVIDIA Lewat Laptop Gaming Entry-Level Terbaru, VivoBook Pro F570

ASUS kembali merilis laptop paling baru mereka di Indoneisa. Laptop kali ini terasa cukup unik karena menjadi produk perpaduan tak lazim yang menggabungkan prosesor AMD dengan kartu grafis NVIDIA.

Sebagai brand prosesor yang merangkap produsen GPU, AMD biasanya mengawinkan prosesor mereka dengan lini kartu grafis Radeon. Akan tetapi, untuk pertama kalinya ASUS berhasil mengakurkan dua brand berseberangan ini dalam laptop VivoBook Pro F570.

ASUS menyediakan dua opsi prosesor untuk produk ini, Ryzen 5 2500U dan Ryzen 7 2700U. Keduanya punya RAM yang sama-sama 8GB. Nah, untuk menyokong kinerja pengolahan grafis, dalam laptop ini prosesor Ryzen bekerja sama dengan GPU diskrit NVIDIA GeForce GTX 1050 GDDR5 VRAM 4GB.

Pihak ASUS menerangkan bahwa proses pembuatan laptop yang mengawinkan Ryzen dengan GeForce ini berlangsung cukup lama ketimbang biasanya. Ke depannya, ASUS juga berencana untuk merilis lebih banyak laptop dengan otak buatan AMD. Apakah laptop itu nantinya akan didampingi oleh GPU NVIDIA yang lebih perkasa seperti GTX 1060 atau GTX 1080? Sayangnya, belum ada kabar soal itu.

ASUS VivoBook Pro F570 hadir dengan layar IPS 15,6 inci beresolusi full HD 1080p. Untuk menambah kenyamanan dalam menonton film atau streaming video, ASUS telah melengkapi laptop ini dengan fitur ASUS Tru2Life Video yang dapat mempertajam video dan meningkatkan kualitas warna hingga 150 persen hanya dengan satu kali klik saja.

Telinga pengguna juga akan dimanjakan oleh fitur ASUS SonicMaster yang membuat output audio dari musik yang kita putar atau game yang kita mainkan jadi makin menggugah dan terasa nyata.

Proses pengisian daya dipastikan makin ngebut dengan adanya teknologi ASUS Fast Charging yang mampu mengisi ulang daya baterai hingga 60 persen hanya dalam kurun waktu 49 menit saja. Ditambah dengan faktor efisiensi yang dimiliki prosesor Ryzen, laptop ini akan mampu mengimbangi energi mobilitas Anda.

Untuk konektivitasnya, laptop yang mengusung keyboard full-size ini telah dibekali dengan port USB 3.1 Tipe C, USB 3.1 Tipe A, Wi-Fi 802.11ac, Bluetooth 4.2, port HDMI, hingga slot microSD.

ASUS membanderol VivoBook Pro F570 dengan harga Rp11.799.000 untuk varian AMD Ryzen 5 2500U yang punya kapasitas HDD 1TB. Untuk varian AMD Ryzen 7 2700U SSD 256GB, calon konsumen perlu merogoh kocek Rp13.999.000. Saat ini keduanya hanya dijual secara ekslusif di JD.ID

Pemerintah China Akui E-Sport Sebagai Pekerjaan Resmi, Indonesia Kapan?


Kira-kira hanya sekitar satu dekade silam, tak ada yang menyangka jika pertumbuhan industri game bakal secepat dan sebesar seperti sekarang ini. Setelah diakui sekaligus dipertandingan sebagai cabang olahraga di gelaran Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, sekarang ada satu lagi alasan untuk mempertahankan asumsi bahwa menjadi atlit e-Sport merupakan aktivitas yang bisa membuat orangtua bangga. Pasalnya, China sebagai salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia akhirnya mengakui gamer profesional sebagai profesi resmi.

Sebagai informasi, profesi atlit e-Sport dan operator e-Sport masuk dalam daftar 13 jenis pekerjaan baru yang didalamnya termasuk insinyur teknik dan kecerdasan buatan (AI), personel teknik dan teknisi Internet of Things, instalasi dan debugging Internet of Things, personel teknik Big data, teknisi cloud system, manajer digital, pilot drone, operator sistem robot industri, manajer agribisnis, dan lain sebagainya.

Kemajuan teknologi serta perkembangan e-Sport yang sudah tidak bisa dibendung lagi menjadi salah satu alasan dari kebijakan yang digelontorkan oleh pemerintah Negeri Tirai Bambu ini. Berkat pengakuan e-Sport sebagai pekerjaan resmi, berarti pemerintah siap mengambil peran lebih lanjut dalam mengatur tingkat persaingan, kestablian ekosistem, serta regulasi terkait kesejahteraan para atlet e-Sport profesional, sehingga kedepannya bakal memudahkan mereka untuk berinovasi dan mengurus masalah administrasi seperti mengatur pajak atau mendapatkan visa kerja.

Terlepas dari itu, di Indonesia sendiri aktivitas e-Sport juga semakin banyak diganderungi oleh kalangan anak muda. Meski begitu, citranya masih cukup buruk di mata sebagian besar orangtua karena dianggap berperan penting dalam memberikan efek candu bagi pelajar sehingga berpotensi membuat pendidikan mereka terbengkalai. Namun, menariknya paradigma negatif tersebut kian berkurang seiring munculnya cabor e-Sport di ajang bergengsi sekelas Asian Games, begitu juga dengan semakin banyaknya turnamen e-Sport amatir atau profesional di berbagai pelosok daerah yang sedikit banyak juga mampu memberi pemasukan bagi para pemain game untuk tetap bertahan.

Sony RX0 II, Kamera Aksi Mungil dengan Layar Lipat 180 Derajat yang Tahan Banting

Sebagai informasi, kurang lebih sekitar dua tahun lalu Sony pertama kali memperkenalkan seri kamera action bernama RX0 atau DSC-RX0 sebagai salah satu pesaing GoPro HERO, dan kali ini mereka pun akhirnya mengumumkan seri penerus perangkat tersebut lewat kehadiran Sony RX0 II atau model DSC-RX0M2 yang mampu tampil memukau dengan menonjolkan fitur layar lipat 180 derajat ke atas dan 90 derajat ke bawah untuk memudahkan vlogger atau blogger dalam mengambil foto selfie sesuai keinginan.

Masuk ke ranah spesifikasi, di atas kertas Sony RX0 II dipersenjatai prosesor gambar BIONZ X, sensor CMOS resolusi 15.3 megapiksel, dan lensa sudut lebar ZEISS Tessar T 24 mm aperture f/4.0 dengan jarak fokus minimal 20 cm untuk menjepret gambar pemandangan atau landscape. Sementara secara dimensi, ukuran kamera ini terlihat masih sangat identik dibandingkan generasi pendahulunya, yakni menggunakan body 59 x 40.5 x 35 mm dan bobot sebesar 132 gram agar dapat lebih fleksibel ketika diajak melakukan berbagai aktivitas ekstrim.

Layaknya kamera aksi pada umumnya, perangkat ini juga dibekali kemampuan tahan air hingga kedalaman 33 kaki, daya tahan terhadap tekanan dengan beban mencapai 400 pon sekaligus mampu menahan efek kerusakan akibat terjatuh dari ketinggian 6,5 kaki. Hal tersebut tentu sangat mambantu menambah rasa aman bagi para pencinta aktivitas luar ruangan yang sehari-hari bergelut dengan debu maupun hujan. Berkat kemampuan ini juga pengguna tak perlu khawatir bakal kehilangan momen istimewa yang sulit atau bahkan tidak bisa terabadikan menggunakan kamera biasa.


Setelah resmi diperkenalkan, Sony RX0 II dilaporkan bakal mulai tersedia dipasaran pada bulan April 2019 mendatang. Sedangkan untuk banderol harganya sendiri rencananya akan ada di kisaran angka USD 700 atau sekitar Rp9,9 jutaan. Bagaimana menurut Anda? Apakah harga tersebut masih sebanding dengan spesifikasi dan fitur yang ditawarkan oleh kamera ini?

Hadir Dengan Prosesor Ganda TruePic VIII, Olympus OM-D E-M1X Jadi Kamera Berstabilitas Terbaik di Dunia



Pasca diperkenalkan perdana di Center Valley, Pennsylvania, Amerika Serikat, pada Januari kemarin, Olympus secara resmi memboyong kamera mirrorless powerful OM-D E-M1X ke Indonesia. Lalu, apa saja keunggulan dari sebuah perangkat fotografi yang harganya dipatok hampir 50 juta rupiah ini?

Kamera yang punya garis keturunan dari OM-D ini ditujukan bagi para profesional yang rutin mengabadikan gambar bernilai tinggi di alam liar atau olahraga yang memacu adrenaline. Hal ini tercermin dari penyematan sensor gyro terbaru yang mampu menghadirkan kinerja stabilitas tertinggi di dunia, dengan kecepatan rana (shutter speed) hingga tingkatan 7,0. Itu jika hanya memanfaatkan teknologi pada bodinya sendiri. Begitu dikolaborasikan dengan lensa penstabil M.Zuiko Digital ED 12-100mm F4.0 IS PRO, kecepatannya naik hingga 7,5 step. Dengan fitur ini, penggunanya akan lebih mudah meringkus gambar pada cuaca redup atau malam hari.

Kinerja keseluruhan kamera lensa interchangeable ini sangat terbantu dengan adanya motor utama Double TruePic VIII. Prosesor gambar ini bukan hanya mempercepat proses start-up dari posisi off atau sleep. Namun juga menyuguhkan respons tingkat tinggi dan High Res Shot Mode hingga 50 megapixel. Pengguna juga dapat menikmati segudang fungsionalitas terbaru yang meliputi Live ND dan Intelligent Subject Detection AF yang mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligent berbasis Deep Learning. Duo prosesor ini juga kini mendukung kartu SD high-speed bertipe UHS-II.

Sebagai perangkat yang ditujukan bagi para pemburu momen di alam liar, OM-D E-MX1 mengemas tingkat durabilitas yang tak main-main. Ia disebut-sebut lulus uji splashproof yang bahkan jauh lebih berat dari tes IPX1. Tentu saja tidak hanya air. Kamera ini ikut dibekali resistensi terhadap suhu dingin atau debu. Maklum, bodinya saja dilapisi oleh teknologi Super Sonic Wave Filter yang sanggup bergetar hingga 30.000 kali per detik untuk menghilangkan debu atau kotoran yang menempel. Sekitar 10 persen lebih baik dari model sebelumnya. Jadi bisa dipastikan bahwa kamera ini andal di segala kondisi cuaca.

Terakhir, kamera mutakhir Olympus ini datang dengan membawa sistem sensor lapangan dan GPS bawaan, lalu sensor suhu, manometer, hingga kompas. Walhasil, segala informasi seperti suhu, tingkat ketinggian, serta arah kamera akan tersaji lengkap pada monitornya yang punya diagonal 3 inci ini.

Olympus OM-D E-M1X sudah mulai tersedia semenjak tanggal 20 Maret lalu. Untuk lebih tepatnya, banderol harga kamera profesional ini adalah Rp48.999.000. Setiap paket pembelian telah dihadiahi lensa spesial PWP Lens Zuiko PRO.

Canon EOS RP Akhirnya Resmi Masuk Indonesia, Harganya Dibanderol Mulai dari Rp19 Jutaan!

Ada kabar gembira bagi para pengguna setia Canon di Indonesia. Pasalnya, pabrikan kamera asal Jepang tersebut pekan ini telah resmi memboyong perangkat mirrorless full-frame generasi keduanya ke pasar dalam negeri. Harga yang dipatok memang bisa dibilang tidak murah, namun dengan berbagai fitur dan teknologi masa kini yang ditawarkan rasa-rasanya Canon EOS RP masih sangat layak untuk menjadi salah satu pemanis koleksi kamera profesional Anda.

Sebelum meluncur ke Tanah Air, Canon EOS RP sebenarnya lebih dulu menyambangi pasar Amerika Serikat tepat pada perayaan hari valentine pertengahan bulan Februari kemarin. Menurut Canon Division Director PT. Datascrip, Merry Harun, asal usul penamaan Canon EOS RP sendiri diambil dari produk pendahulunya, yakni Canon EOS R, dengan imbuhan huruf “P” yang terinspirasi dari kata “Populaire” atau populer dalam bahasa Perancis dan latar belakang sejarah kesuksesan kamera Canon di era tahun 1960-an.

Beralih ke ranah spesifikasi, kamera ringan dan ramping terbaru besutan Canon tersebut dipersenjatai sensor CMOS full frame 26,2 megapiksel yang dapat menghasilkan bidikan gambar berkualitas tajam dan menakjubkan dalam berbagai kondisi. Kinerja sensor di atas juga bakal ditopang oleh prosesor gambar DIGIC 8, fitur Auto Lighting Optimizer untuk mengatur area gelap terang lebih sempurna, serta dukungan rentang ISO 100-40.000 yang masih bisa diperluas menjadi ISO 50-102.400.

Selain itu, Canon EOS RP dilengkapi pula dengan teknologi Dual Sensing Image Stabilizer berbasis sensor gyroscopic dan sensor CMOS, sehingga pengguna bisa menjepret dengan kecepatan shutter hingga lima stop lebih lambat. Sementara untuk menghasilkan kemampuan autofokus super cepat tersedia fitur Dual Pixel CMOS AF hingga 0,05 detik. Hasilnya, dalam perekaman video berkualitas 4K pada 24 fps pun mampu ditangkap dengan cepat dan fokus akurat.

Terlepas dari itu, keberadaan fitur Touch & Drag AF dengan sentuhan dan gerakan jari di layar LCD vari-angle 3.0 inci sedikit banyak juga mampu memberikan kemudahan saat pengguna ingin memindahkan titik fokus. Sedangkan jika kondisi lingkungan sekitar tergolong banyak cahaya Anda bisa membidik melalu viewfinder elektronik (EVF) panel OLED 2.36 juta titik.

Selebihnya, Canon EOS RP dibekali sejumlah fitur pendukung yang sangat kekinian, salah satunya dari segi konektivitas berupa port Hi-Speed USB Type-C 2.0, Wi-Fi, Bluetooth Low Energy, serta aplikasi Canon Camera Connect untuk membantu transfer foto dari kamera ke smartphone secara wireless. Kamera berbobot 485 gram ini juga masih mempertahankan mount RF, sehingga para pemilik DSLR EOS masih bisa memanfaatkan koleksi lensa EF dan EF-S pada Canon EOS RP dengan tambahan mount adapter. Ada juga Feature Assistant yang mempermudah menjelajahi fungsi kamera serta pilihan Extension Grip (EG-E1) untuk genggaman tangan lebih besar.


Adapun terkait ranah penjualan, Canon EOS RP rencananya akan dipasarkan oleh PT. Datascrip dengan sistem pre-order mulai tanggal 11-22 Maret 2019. Banderol hargnya mulai dipatok sebesar Rp19.998.000 untuk body only dan naik menjadi Rp35.750.000 jika ingin membeli satu paket dengan lensa kit 24-105 mm f/4L IS. Dalam pemesanan periode ini nantinya pemilik juga bakal mendapatkan paket bonus dari Canon berupa Mount Adapter EF-EOS R, Connect Station CS100, dan Baterai LP-E17. Bagaimana menurut Anda? Apakah berminat untuk meminang kamera mirorrless full frame ini?


Apple MacBook Retina Warna Rose Gold, Paling Tipis, Ringan dan Awet Baterai

Apple baru saja merilis Retina MacBook 12 inci dengan prosessor terbaru dari Intel. Dipromosikan mengusung performa keseluruhan yang lebih baik, grafis yang 25% lebih baik dan penyimpanan yang lebih cepat. Kombinasi spesifikasi internal ini telah memungkinkan baterainya memiliki umur yang lebih awet dibanding produk setara.

MacBook tetap mempertahankan body yang tipis, keyboard edge-to-edge dan desain single USB-C port sebagaimana Retina MacBook versi original yang dirilis setahun lalu. Sayangnya, USB port ini tidak mendukung Thunderbolt 3 sebagaimana disarankan banyak pihak.

Retina MacBook versi baru ini dilepas dengan dua versi. Dengan merogoh kantong sebesar 1299 USD konsumen bisa mendapatkan Retina MacBook prosessor 1.1 GHz, kapasitas memori 8 GB dan kapasitas penyimpanan 256 GB. Versi yang lebih mahal dilepas pada harga 1599 USD, perbedaannya terletak pada prosesor yang lebih cepat dan kapasitas penyimpanan lebih besar yakni 512 GB.

Produk MacBook Retina ini diklaim paling tipis dibandingkan pendahulunya, hal ini disesuaikan dengan kebutuhan di masa depan, demikian pernyataan dari Philip Schiller, Wakil Presiden Apple untuk bidang pemasaran worldwide. Lebih lanjut lagi, Schiller juga mengatakan bahwa selain paling tipis, MacBook itu adalah juga yang paling ringan dibanding produk Apple yang lain.

Dalamnya dibekali generasi keenam dual-core Inter core M processor kecepatan 1.1 hingga 1.2 GHz dengan turbo boots yang membuatnya lebih cepat bekerja dan 1.866 memori MHz. Apple mengatakan bahwa MacBook baru ini memiliki usia baterai hingga 11 jam untuk memutar iTunes movie dan 10 jam untuk berselancar di dunia maya.

Apple menghadirkan pilihan warna-warna yang elegan dan cantik yang dapat dipilih oleh konsumen. Disamping warna Space Grey, Silver, dan Gold yang selama ini telah lama digunakan pada produk Apple, penambahan warna Rose Gold semakin membuat MacBook Retina ini elok dipandang. Konsumen dapat membeli produk ini melalui Apple.com dan agen resmi penjualan Apple lainnya.

Apple Retina MacBook baru ini bisa dibilang memenuhi hampir semua harapan pengguna notebook. Tampaknya Apple tidak main-main dengan mengusung slogan produk yang bervisi masa depan. Kombinasi dalaman yang handal dipadu dengan tampilan yang sungguh cantik pastilah membuat siapa saja tertarik untuk memilikinya.

Layar:Layar Retina 12 inci (diagonal) layar LED-backlit dengan teknologi IPS
resolusi 2304-by-1440, 226 pixels tiap inci dengan dukungan jutaan warna
16:10 aspek ratio
didukung skala resolusi: 1440 by 900 / 1280 by 800 / 1024 by 640
Prosesor:1.1GHz: 1.1GHz dual-core Intel Core m3 prosesor (Turbo Boost hingga 2.2GHz) dengan 4MB L3 cache
1.2GHz: 1.2GHz dual-core Intel Core m5 prosesor (Turbo Boost hingga 2.7GHz) dengan 4MB L3 cache
Memori:8GB RAM (LPDDR3 onboard memory)
Penyimpanan(PCIe-based onboard flash storage):256GB
512GB
Dimensi:Tinggi: 0,14-0,52 inci
Panjang: 11,04 inci
Lebar: 7,74 inci
Berat:0,92kg
Grafis:Intel HD Graphics 515
USB Support:Charging
USB 3.1 Gen 1 (up to 5 Gbps)
Native DisplayPort 1.2 video output
VGA output using USB-C VGA Multiport Adapter (dijual terpisah)
HDMI video output menggunakan USB-C Digital AV Multiport Adapter (dijual terpisah)
Kamera :480p FaceTime camera
Keyboard :Full-size keyboard dengan LED backlit key, termasuk 12 fugsi kunci dan 4 arrow kunci dengan ambient light sensor
Trackpad:Force Touch trackpad untuk precise cursor control dan pressure-sensing capabilitas; enables Force klik, akeselerator, pressure-sensitive drawing, dan Multi-Touch gestures
Baterai and Power:Hingga 10 jam wireless web
Hingga 11 jam iTunes movie playback
Hingga 30 hari standby time
Built-in 41.4-watt-hour lithium-polymer baterai
29W USB-C Power Adapter; USB-C power port
Sistem Operasi:OS X El Capitan
Warna:Rose Gold,
Space Gray, Gold, Silver
Harga:256GB: USD 1,299 
512GB: USD 1,599

ASUS ROG G703GX Meresmikan Diri Jadi Laptop Pertama di Indonesia Bertenaga GeForce RTX 2080


Tidak tanggung-tanggung, kapasitas VRAM GPU berarsitektur Turing dengan CUDA Core dan RT Core ini mencapai 8GB bertipe GDDR6. GPU ini lebih kencang 23 persen dan lebih hemat 40 persen dibanding GeForce GTX 1080 Max-Q dan dua kali lipat lebih ngebut dari PS4 Pro. Semua laptop yang mengusung GeForce RTX telah dilengkapi dengan fitur BatteryBoost dan WhisperMode untuk peningkatan pengalaman gaming yang makin mantap baik itu di rumah atau secara mobile.

Jantung pacunya saja Intel Core i9-8950HK versi factory overclocked yang merupakan prosesor consumer terkencang saat iini yang telah mendukung konfigurasi 6 core dan 12 thread dengan kecepatan mencapai 4.8GHz. Dipadankan RAM DDR4 2.6GHz berkapasitas 16GB serta penyimpanan internal HyperDrive Extreme yang mengombinasikan tiga NVMe PCle SSD berkapasitas masing-masing 512GB dengan konfigurasi RAID—0 yang punya kecepatan baca hingga 8700MB/detik.

Terkait sistem pendinginnya, dalam laptop ini telah terpasan fitur HyperCool Pro yang terdiri atas dua kipas 12v dengan sasis khusus yang mendukung empat jalur pembuangan udara panas. Alhasil, kinerja laptop ini akan senantiasa berada di puncak meski digeber habis-habisan. Tagihan listrik masih bisa ditekan dengan cara mengatur tenaga kipas lewat aplikasi Armoury Crate.
Bentang layar yang ia bawa masih standard laptop gaming ROG papan atas, yakni 17.3 inci berjenis IPS LCD dengan resolusi full HD dan refresh rate 144Hz serta response time 3ms berkat dukungan NVIDIA G-SYNC untuk tampilan visual yang anti sendat tanpa kendala tearing atau stuttering.


Demi memberikan kenyamanan dalam bermain game, aspek keyboard juga sangat diperhatikan di sini. Keyboard ROG G703GX ini telah dilengkapi teknologi ekslusif HyperStrike Extreme yang menawarkan aspek ergonomis dengan jarak aktuasi 2,5mm terbaik dengan hotkey dan tombol yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan gaming penggunanya. RGB lightning jelas ikut hadir di sini untuk mempertegas identitasnya sebagai laptop gaming yang gahar.

Konektivitas ROG G703GX ini meliputi USB 3.1 Gen2 (Type-C dan Type-A), HDMI 2.0, Mini DisplayPort, Thunderbolt 3 berbasis USB Type-C, port Ethernet RJ-45, SD Card Reader, serta audio jack dan combo jack.

Semua kelebihan di atas harus ditebus dengan harga yang sangat dalam, yakni Rp80.999.000. Bagaimana, Anda tertarik untuk membelinya? Untuk setiap pre-order yang dilakukan selama tanggal 25 Januari hingga 12 Februari, setiap konsumen berhak mendapatkan bonus senilai 2 juta rupiah berupa headset dan mouse ekslusif serta lisensi Office 365.

Resmi Mendarat di Indonesia, Laptop Gaming Lenovo Legion Y740 Dibanderol Seharga Rp28 Jutaan

Jika menilik dari segi pemasaran dan segmentasi, Legion Y740 sedikit banyak lebih cenderung diciptakan untuk menyasar segmen avid gamers atau para penggemar game yang masih masuk dalam kategori usia produktif (rentang 21-35 tahun). Alhasil, perangkat ini hadir dalam balutan desain simple dan tidak terlalu mencolok ketika dibawa ke kantor, cafe, atau tempat umum lainnya. Meski begitu, sektor performanya sendiri sudah dirancang dengan sejumlah komponen berspesifikasi tinggi sehingga sangat mumpuni ketika diajak menjalankan berbagai macam aplikasi.

Bicara soal spesifikasi, Lenovo tercatat masih mengandalkan prosesor generasi ke-8 Intel Core i7-8750H dengan sokongan memori internal berbasis SSD PCIe sebesar 256GB dan HDD berkapasitas 1TB sebagai media penyimpanannya. Akan tetapi, dari ranah kartu grafis perangkat gaming andalan Lenovo tersebut sudah menggendong kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 2060 6GB GDDR6 yang ditopang oleh komposisi RAM maksimal hingga 32GB untuk mengakomodir kebutuhan multitasking ataupun video editing.

Di sisi lain, Lenovo Legion Y740 tetap menggunakan layar IPS berukuran 15,6 inci resolusi full HD sebagai panel utamanya. Namun, layar lebar yang dibalut dengan bingkai tipis tersebut kini sudah mendukung tingkat refresh rate 144Hz serta teknologi NVIDIA G-SYNC guna semakin mengoptimalkan akurasi warna sekaligus detail gambar di mata pengguna. Selain itu, perbedaan desain dari generasi sebelumnya juga kembali diaplikasikan pada bagian papan ketik anti-ghosting dimana sudah tidak lagi menyertakan tombol NumPad dan backlit warna putih yang kini sudah dirubah menjadi warna RGB. Sementara untuk meredam panas dari setiap komponen, perusahaan memanfaatkan sistem pendingin Legion Coldfront dengan dual fan thermal layout untuk mencegah overheating.

Secara keseluruhan, desain eksterior Lenovo Legion Y740 memang tampak identik dengan varian Legion Y530, hanya saja dimensinya sedikit mengalami penyusutan serta material penyusun yang digunakan telah menggunakan alumunium bukan lagi bahan polycarbonat. Selebihnya, untuk bagian I/O port laptop ini masih sama seperti perangkat premium pada umumnya, yakni mencakup port HDMI 2.0, USB 3.1 Gen 2, USB Type-C Thunderbolt 3, jack audio 3.5 mm, port AC Adapter, Ethernet RJ-45, Kensington Lock, USB 3.1 Gen 1, dan Mini DisplayPort 1.4.

Pasca diumumkan secara resmi, Lenovo Legion Y740 sudah bisa dibeli mulai harga Rp28,499,000 di berbagai chanel distributor resmi atau mitra ritel e-commerce secara online. Selain mendapatkan unit, menariknya konsumen juga akan menerima paket bundling khusus yang terdiri dari backpack, mouse, dan headset Lenovo Legion. Adapun terkait kebijakan garansi, Lenovo memberikan jaminan Triple Protection yang meliputi dua tahun masa garansi resmi Lenovo Indonesia, International Warranty Service di seluruh negara, dan juga Accidental Damage Protection untuk menanggung beban kerusakan seperti LCD pecah, terkena tumpahan air, atau jatuh tidak disengaja yang tidak termasuk dalam garansi normal. Bagaimana menurut Anda, apakah tertarik untuk meminang laptop gaming ini?